Duapuluhempat tahun mengeja. Duapuluhempat tahun tlah terbaca. Langkah ini belum berhenti. Tertatih menantang keluh. Mimpi itu masih jauh. Jangan enggan memburunya dengan peluh. Jangan segan selalu ingatkan waktu.
« | Main | prihatin insiden Monas »
Duapuluhempat tahun mengeja. Duapuluhempat tahun tlah terbaca. Langkah ini belum berhenti. Tertatih menantang keluh. Mimpi itu masih jauh. Jangan enggan memburunya dengan peluh. Jangan segan selalu ingatkan waktu.
Comments